Blog Tutorial !

  1. Panduan Membuat Efek Image Zoom Dengan Jquery
  2. Membuat Sliding Login/Register Form Panel di Blog
  3. Memasang Text Resizer di Blog
  4. Membuat Multi Level Drop Down dengan jQuery
  5. Membuat Menu dTree di Blogger
  6. Membuat Menu Horizontal Animasi di Blog
  7. Membuat Menu Navigasi Horizontal Glossy di Blog
  8. Membuat Effect JQuery Link Nudging di Blog
  9. Membuat Info Panel Slide Vertikal dengan jQuery
  10. Membuat Chatbox Slide Vertikal Dengan jQuery di Blog
  11. Membuat Daftar Isi Dengan jQuery Accordion
  12. Memasang Slider Gambar ala Drakon Template
  13. Memasang Gambar Slide Ala Zinmag Primus
  14. Memasang Translate Gambar Bendera di Blog
  15. Membuat Menu Navigasi Horisontal dan Kotak Pencari di Blog
  16. Memasang Artikel Berlangganan di Blog
  17. Membuat Label Bergerak (Blogumulus) di Blogspot
  18. Membuat Background Efek pada Widget di Blog
  19. Membuat Shadow Effect Pada Gambar di Blog
  20. Memasang Widget Alexa Rank di Blogspot
  21. Cara Membuat Teks Berjalan di Menu Bar
  22. Cara Memasang Widget Top Komentator Cloud di Blog
  23. Cara Pasang Musik Player di Blogspot
  24. Cara Memasang Breadcrumb di Blogspot
  25. Membuat Kotak Komentar Di Bawah Postingan Blog
  26. Membuat Daftar Isi Otomatis di Blogspot
  27. Membuat Daftar Isi Manual Di Blogspot
  28. Merubah Warna Link Pada Blogspot
  29. Mengganti Header Blog di Blogspot
  30. Membuat Kotak Pencari/Search di Blogspot
  31. Memposting Kode HTML Pada Artikel
  32. Mengenal Fungsi-Fungsi Menu Setting Blog
  33. Membagi Sidebar Menjadi 2 Kolom di Blogspot
  34. Membuat Recent Post Dengan Thumbnail
  35. Membuat 3 Kolom di Bawah Header Blogspot
  36. Tutorial Membuat Text Area
  37. Memasang Widget Sharing Is Sexy di Posting Blog
  38. Cara Memasang Page Rank di Blogspot
  39. Cara Membuat Read More 1
  40. Cara Membuat Read More Versi 2
  41. Pasang Banner di Header Blog
  42. Membuat Recent Post Thumbnail + Spy di Blog
  43. Menambah Kolom Diatas dan Dibawah Postingan Blog
  44. Membuat Efek Blur Pada Gambar di Blogspot
  45. Membuat Images Bubbles di Bawah Postingan Blogspot
  46. Memasang Gambar Slideshow Dibawah Header
  47. Membuat Menu Drop Down di Blogspot
  48. Membuat Postingan Dua Kolom Di Blogspot
  49. Membuat Huruf Besar (Drop Cap) pada Awal Postingan
  50. Cara Membuat Blog Tanpa Sidebar Di Blogspot
  51. Membuat Menu Scroll di Blogspot
  52. Membuat Favicon Di Blogspot
  53. Menambah Kolom Dibawah Postingan Blogspot
  54. Menambah Kolom dibawah Header Blogspot
  55. Membuat Tampilan Gambar Slide di Blogspot
  56. Merubah Title Blogspot Yang SEO Friendly = Traffic Meningkat
  57. Membuat Tab View Menu Tanpa Edit HTML di Blogspot
  58. Membuat Tab View di Blogspot
  59. Cara Pasang Related Post + Thumbnail Versi 2
  60. Membuat Related Post di Blogspot Versi 1
  61. Membuat Tweet Box Dibawah Postingan
  62. Membuat Iklan Melayang dengan Tombol Close
  63. Menghilangkan Langgan : Entri (Atom) dan Subscribe to : Poskan Komentar (Atom)
  64. Tutorial Membuat Horizontal Navigasi

Sponsor Of This Blog

http://4.bp.blogspot.com/_EYvLBghgsgU/SwjRrWo0JvI/AAAAAAAAAAU/3_NxDoQt688/s1600/imagem_distros_linux.jpg

Advertise

Senin, 11 April 2011

Berkenalan Dengan Linux


Linux..?? Ya nama itu sudah tidak asing lagi ditelinga para pengguna Sistem Operasi di seluruh dunia. Sistem Operasi berlogo penguin yang dibuat dan dikembangkan oleh 2 orang jenius ini, Richard Stallman yang mendirikan proyek GNU General Public License yang berfokus kepada Sistem Operasi dan perangkat lunak bebas, dan Linus Trovalds yang berhasil menemukan kernel sehingga menjadikan Linux menjadi OS yang mampu berdiri sendiri dan sempurna daripada sebelumnya.
Linux bersifat free dan open source, dimana artinya sistem operasi ini gratis digunakan, diunduh,dan dipublikasikan ke setiap orang, tidak hanya itu, bahkan sumber program yang ada di dalamnya bisa dilihat dan dikembangkan oleh siapa saja, sehingga dengan konsep inilah nama Linux semakin melejit dikalangan para pemakai komputer yang mengiginkan Sistem Operasi yang handal dan tentunya open source



Saat ini Linux banyak dikembangkan oleh para komunitas Linux yang tersebar di seluruh dunia, mereka biasanya para pengembang open source/vendor yang bergabung dengan komunitas Linux, sehingga menghasilkan beberapa distribusi Linux yang biasa kita kenal dengan nama “DISTRO LINUX”. Beberapa contoh distro Linux yang ada saat ini yaitu : Redhat, SuSe, Debian. dan beberapa distro ini dikembangkan lagi dan lagi yang akhirnya menciptakan distro turunan, seperti Ubuntu, Kubuntu, Fedora, Knoppix, Xandros, DSL, dan sebagainya.
Di Indonesia sendiri banyak juga para komunitas Linux yang mengembangkan Linux menjadi Linux dengan turunan distro mereka sendiri, seperti Blankon yang merupakan turunan dari Ubuntu, IGOS Nusantara yang merupakan turunan Fedora, Target, Zencafe, dll. Saat ini Linux bisa dibilang mampu bersaing dengan Sistem Operasi Lainnya, karena dengan pengembangan Linux saat ini, banyak aplikasi yang ditawarkan Linux yang mendukung aplikasi yang ada di Sistem Operasi berbayar (Windows dan Mac OS), seperti yang tergabung dalam FOSS (Free Open Source Software) diantaranya yaitu:
GIMP untuk aplikasi pengolah gambar, Blender untuk aplikasi pengolah video, Open Office untuk aplikasi perkantoran, Firefox untuk browser, Thunderbird untuk pengelolah Email, Banshe untuk audio, Pidgin untuk chat, dan banyak aplikasi lainnya yang tentunya bisa didapatkan degan gratis.
Kehandalan Linux tidak hanya digunakan pada personal komputer, saat ini Sistem Operasi Linux banyak digunakan pada server-server perusahaan, organisasi,  lembaga pemerintahan, bahkan vendor yang menyediakan hardware seperti IBM yang mengembangkan Unix menjadi Sistem Operasi server yang bernama AIX, vendor komputer HP yang menggunakan UX. Situs-situs resmi dan yang sering kita kunjungi juga tidak terlepas dari Sistem Operasi Linux, seperti Google, Yahoo, Blogger, Microsoft, Facebook, WordPress, Vivanews, Detik, Kaskus, dll. Ini membuktikan Linux sebagai Sistem Operasi yang handal.
Security dan Performance Linux
Untuk masalah security Linux bisa dikatakan lebih aman dari segala hal yang membahayakan seperti Virus, Hacker, Spyware, Trojan, dll, karena Sistem Operasi ini sangat sulit ditembus, dibangun di atas bahasa C yang merupakan favorite para hacker dalam membuat program virus. Dan akses default Linux yang menyertakan user biasa untuk pemakaian program dan root/admin dalam mengeksekusi suatu program.
Untuk performance Linux lebih stabil, kerena dibuat dikhususkan standar multiuser dan multitasking dengan menggunakan bahasa C yang dikenal handal, sehingga berapapun program yang dijalankan dan berapapun orang yang mengakses, asalkan sesuai dengan kemampuan hardware tersebut maka Linux dapat tetap berjalan, seperti pada contoh-contoh server Google, Yahoo, Facebook yang selalu standby setiap waktu. Dan tidak hanya itu juga, Linux yang bersifat opensource banyak mendapatkan solusi apabila terjadi bug pada saat pengujian Sistem Operasi terhadap Hardware.
Read More...

Minggu, 10 April 2011

Distro Linux

Distro LINUX adalah LINUX yang dibuat dengan memaketkan program tertentu berdasarkan source yang ada dan dikemas sedemikian rupa sehingga mempunyai tampilan atau fitur yang berbeda-beda sesuai dengan keinginan si pembuat distro. Ada distro yang berfokus pada server artinya distro tersebut lebih dioptimasi ke sistem server sehingga software atau program yang di paketkan adalah khusus untuk server saja contoh untuk distro ini antara lain : Trustix Secure Linux, Turbo Linux Server, Red Hat Enterprise Server, Server Optimize Linux (SOL), Mandrake Security dan masih banyak lagi contoh lainnya. 

Ketika pengguna Linux baru berkenalan dengan Linux, biasanya mereka terbentur pada masalah distro yang akan dipakai/dipilih. Secara garis besar distro Linux sama yaitu menggunakan 'kernel' Linux, perbedaannya hanya pada paket program, program instalasi, organisasi direktori dan berkas, program aplikasi dan utilitas tambahan. 

Distro Linux berbeda untuk kebutuhan yang berbeda. Dibawah ini merupakan beberapa distro Linux, diantaranya : 
1. Xandros
Xandros Linux adalah sebuah distro Linux yang berdasarkan pada sistim KDE.
Tampilannya sangat mirip dengan Microsoft Windows, jadi apabila dioperasikan sangat mudah dan nyaman
Kelebihanya:
  - Mudah menginstallnya
  - Mudah dalam sharing file dan folder dengan komputer windows
  - Lumayan gegas (Atlon XP 1,7 RAM 256)
  - Tampilan cool dan oke
  - Menunya lumayana mudah (berbasis KDE)
Kekurangan
  - Tidak sepenuhnya free


2. DistroLinux
(Singkatan dari distribusi Linux) adalah sebutan untuk sistem operasi komputer dan aplikasinya, merupakan keluarga Unix yang menggunakan kernel Linux.
Distribusi Linux bisa berupa perangkat lunak bebas dan bisa juga berupa perangkat lunak komersial.

3. Red Hat Linux
Red Hat Linux (RHL), buatan perusahaan Red Hat, Inc., adalah sistem operasi Linux yang populer sampai produksinya dihentikan pada tahun 2004. 

Red Hat Linux 1.0 ini dirilis pada 3 November 1994. Awalnya disebut "Red Hat Commercial Linux"  merupakan distro linux pertama yang menggunakan sistem RPM Package Manager, yang kemudian diikuti beberapa distro lain, seperti Mandriva Linux dan SUSE Linux.

Sejak 2003, Red Hat telah menghentikan produksi Red Hat Linux namun mengeluarkan Red Hat Enterprise Linux (RHEL) untuk lingkungan perusahaan (tidak gratis), serta Fedora (yang dikembangkan oleh masyarakat dengan dukungan Fedora Project dan disponsori oleh Red Hat) sebagai versi gratis bagi lingkungan rumahan. Red Hat Linux 9, rilis terakhir, secara resmi diakhiri pada 30 April 2004, meskipun dukungan masih diberikan oleh proyek Fedora Legacy sampai awal 2007.

 
4. Ubuntu
Ubuntu merupakan jenis system operasi berbasis text dari Linux, sebelum menginstal Ubuntu tentunya kita juga harus perlu mengetahui akan apa spesifikasi minimum hardware nya dari sebuah PC yang kita punya.Sebenarnya  anda dapat menjalankan system operasi ini dengan spesifikasi hardware dibawah ketentuannya, akan tetapi kemungkinan kinerjanyaakan sedikit kurang memuaskan . berikut ini  merupakan spesifikasi minimum hardware sebelum menginstal Ubuntu ;
1. Instalasi Desktop
Kebanyakan orang menginginkan untuk menginstal system desktop seperti Ubuntu, Kubuntu ataupun Xubuntu. Biasanya system desktop yang digunakan untuk keperluan pribadi dan juga memiliki GUI ( Graphical Users Interface )

2. Spesifikasi Minimum
Ubuntu dapat dijalankan dengan spesifikasi minimum hardware seperti berikut ;
• Memiliki processor dengan kecepatan proses 300 MHz
• Memiliki RAM 64 MB
• Minimal memiliki 4 GB disk space (untuk full installation dan swap space)
• Memiliki VGA graphics card dengan resolusi 640x480 pixels
• PC mendukung CD-ROM drive atau juga network interface card (NIC)

3.  Spesifikasi Minimum Hardware yang Direkomendasikan
Maksud dari spesifikasi minimum yang direkomendasikan yaitu, linux Ubuntu akan berjalan dengan baik dan nolmal bila dilakukan pada spesifikasi minimum hardware sebagai berikut ;
• Memiliki processor dengan kecepatan proses 700 MHz
• Memiliki 384 MB RAM
• Minimal memiliki 8 GB disk space
• Mendukung Vga graphical card dengan resolusi 1024x768 pixels
• PC mendukung akan sound card adapter
• Dan juga PC mendukung akan koneksi internet
Note : Gunakanlah CD instalasi 64-bit agar penginstalan ubuntu dapat lebih optimal.

4. Visual Effect yang Direkomendasikan
Visual effect memberikan anda berbagai efek grafis yang sempurna untuk tampilan pada desktop anda sehingga membuat tampilan desktop anda menjadi lebih indah untuk anda khususnya. Jika computer anda tidak dapat menjalankan visual effect, maka lebih baik untuk mengaktifkannya dan anda masih dapat mengunakan Ubuntu desktop dengan baik.

Visual effect yang akan aktif secara default computer anda apabila computer anda mendukung akan VGA card adapter yang juga bagus pula
Berikut ini merupakan minimal visual effect yang sudah direkomendasikan ;
• Memiliki processor dengan kecepatan proses sampai 1.2 GHz
• Memiliki 384 MB RAM
• VGA Graphical Card Adapter yag memiliki resolusi yang cukup besar

5. CentOS 
CentOS adalah singkatan dari Community ENTerprise Operating System, dikembangkan sebuah komunitas kontributor dan pengguna sistem operasi Linux. Pengguna tipikal Centos adalah organisasi dan individu yang tidak terlalu membutuhkan Layanan khusus (’strong commercial support) untuk menjalankan sistemnya dengan sukses. 

CentOS merupakan 100% kompatibel dengan Red Hat Enterprise Linux (RHEL) karena merupakan kembaran dari Distro tsb, dan ‘full compliance’ dengan persyaratan redistribusi Red Hat.
CentOS ditargetkan untuk siapa saja yang membutuhkan stabilitas ‘enterprise class operating system stability’ tanpa biaya lisensi dan subscription (layanan dukungan) bila tidak dibutuhkan sertifikasi maupun dukungan dari Red Hat.

Pengguna dan komunitas CentOS diklaim aktiv dan tumbuh pesat, sementara pengembangnya menanggapi dengan rebiuld yang cepat, menyediakan errata packages, dan extensiv mirror network. Pengembang yang responsif dengan multiple free support avenues termasuk IRC Chat, Mailing Lists, Forums, dan FAQ.
CentOS, a Linux distribution dibikin dg mengcompail ulang source Red Hat Enterprise Linux 5.3: Kemampuan penuh dari RedHat adalah kelebihan dan di tambah Free dari dari distro ini menjadikan distro ini distro yg handal digunakan untuk Desktop ataupun Server.

6. Debian
Debian adalah sistem operasi berbasis kernel Linux.
Debian adalah ‘kernel independen’, yaitu sistem operasi Debian dikembangkan murni tanpa mendasarkan pada sistem operasi yang telah ada.

7. Fedora
Fedora (sebelumnya bernama Fedora Core, terkadang disebut juga dengan Fedora Linux) adalah sebuah distro Linux berbasis RPM dan yum yang dikembangkan oleh Fedora Project yang didukung oleh komunitas pemrogram serta disponsori oleh Red Hat. Nama Fedora berasal dari karakter fedora yang digunakan di logo Red Hat. Pada rilis 1 sampai 6 distro ini bernama Fedora Core yang kemudian berubah menjadi Fedora pada rilis ke-7. Fedora dikenal di dunia Linux sebagai sebuah distro yang menjadi pioneer dalam penggunaan teknologi terkini dan merupakan distro yang digunakan oleh Linus Torvalds.

Proyek Fedora dimulai akhir tahun 2003, ketika Red Hat Linux dihentikan.[3] Red Hat Enterprise Linux menjadi satu-satunya distro resmi Red Hat, sedangkan Fedora menjadi distro masyarakat.[3] Bagi Red Hat, Fedora merupakan ajang percobaan utuk menghasilkan distro Red Hat Enterprise Linux (RHEL) yang stabil, rilis-rilis RHEL dikembangkan dari versi Fedora. 

Nama Fedora berasal dari Fedora Linux, relawan proyek yang mengembangkan perangkat lunak tambahan untuk distro Red Hat Linux, dan dari karakteristik fedora (topi kulit) yang digunakan dalam logo Red Hat ("Shadowman"). Fedora Linux akhirnya diserap ke dalam Fedora Project. [5] Fedora adalah merek dagang dari Red Hat, walaupun hal ini pernah disengketakan oleh para pencipta repositori perangkat lunak Fedora, namun masalahnya telah diselesaikan.

8. Knoppix
Knoppix adalah distro Linux live-cd yang dapat dijalankan melalui CD-ROM tanpa instalasi di hard disk.
Distro ini berbasis Debian Linux dan diciptakan oleh Klaus Knopper.

9. Gentoo
Gentoo Linux adalah suatu distribusi Linux yang memakai paket sistem manajemen Portage. [Bandingkan dengan: Debian yang menggunakan paket .deb, RedHat / Mandrake yang menggunakan paket .rpm].
Manajemen paket ini dirancang untuk modular (mudah ditambah-tambah), portabel (dapat di port ke distro lain), mudah ditata, fleksibel, dan dioptimalkan untuk masing-masing komputer pengguna.

10. Slackware
Slackware merupakan sistem operasi yang dibuat oleh Patrick Volkerding dari Slackware Linux, Inc. Slackware merupakan salah satu distro awal, dan merupakan yang tertua yang masih dikelola.
Tujuan utama Slackware adalah stabilitas dan kemudahan desain, serta menjadi distribusi Linux yang paling mirip Unix

11. Mandriva Linux
Mandriva Linux (dahulu dikenal dengan nama Mandrakelinux atau Mandrake Linux) adalah sistem operasi yang dibuat oleh Mandriva (dahulu dikenal dengan nama Mandrakesoft).
Mandriva Linux menggunakan RPM Package Manager.

12. openSUSE
SUSE sebelumnya bernama SUSE Linux dan SuSE Linux Professional adalah salah satu distro Linux dari perusahaan Novell, atau lebih tepat dari anak perusahaannya Suse Linux GmbH (Software- und System-Entwicklungsgesellschaft mbH, N├╝rnberg yang berarti pengembangan -perangkat lunak dan -sistem)

13. Freespire
Freespire adalah versi gratis dari distro Linspire (a.k.a Lindows), kemudian mungkin dikarenakan permasalahan nama, berubah menjadi Linspire.

14. Linux Mint
Linux Mint adalah sistem operasi berbasis Linux untuk PC.
Inti dari LinuxMint adalah Ubuntu, sehingga aplikasi yang dapat berjalan di Ubuntu, juga bisa berjalan pada LinuxMint.

15. PCLinuxOS
PCLinuxOS, sering disingkat sebagai PCLOS, adalah sebuah sistem operasi desktop.
Ini adalah sebuah sistem operasi bebas untuk komputer pribadi yang bertujuan untuk memudahkan penggunaan.

16. Puppy Linux
Puppy Linux adalah salah satu distro Linux Live CD yang sangat kecil ukurannya dan mengutamakan kemudahan dalam penggunaan.
Seluruh sistem operasi dan aplikasinya berjalan dalam RAM, yang membolehkan media booting dilepas setelah sistem operasi berhasil dijalankan.

17. Sabayon Linux
Sabayon Linux, merupakan salah satu turunan Gentoo.
Gentoo merupakan sebuah sistem operasi bebas berbasis source (Linux maupun FreeBSD) dengan metode instalasi kompilasi dan optimasi untuk CPU yang bersangkutan, dengan model kustomisasi semua paket atau hanya paket aplikasi yang dibutuhkan

18. Turbo Linux
TurboLinux menargetkan pada produk berbasis Linux dengan kinerja tinggi untuk pasar workstation dan server terutama untuk penggunaan clustering dan orientasinya ke perusahaan.
Pengguna produk dan layanan TurboLinux terbanyak adalah perusahaan dan perorangan di Jepang dan Asia.

19. Damn Small Linux
Damn Small Linux (DSL) adalah salah satu distro/varian linux mini. Disebut mini karena paket DSL cuma 50MB besarnya. DSL juga memungkinkan untuk diinstall di USB 128MB.
20. Kuliax
Kuliax adalah sebuah distribusi Linux LiveCD yang dikembangkan oleh Kuliax Project untuk pendidikan di universitas. Distribusi ini berbasis Debian GNU/Linux dan Knoppix, serta telah dioptimasi ke arah penggunaan desktop Linux.

21. Lycoris
Lycoris adalah distro linux yang telah membuat versi linux yang cantik dan menyerupai WinXP, dari segi warna,icon, maupun kemudahan-kemudahan yang ada. Dari tampilan-tampilan screenshot pada situsnya Anda dapat mengamati bahwa memang Lycoris merupakan distro Linux yang pintar mempercantik diri sehingga dengan menggunakan Lycoris Anda akan merasa bekerja dengan Windows XP. Bahkan OpenOffice yang dipaketkan dengan Lycoris memiliki icon-icon yang cantik dan khas Lycoris. Lycoris memiliki paket-paket yang berbeda, dan paket distro Linuxnya dinamakan Desktop /LX. Lycros memiliki fasiltias IRIS yaitu Internet Rapid Installer for Software untuk mengupdate Linux Anda dengan software-software baru. Hanya saja distro ini tidaklah gratis dan Anda perlu membayar dengan sejumlah “dollar US”.

22. Lindows
Lindows masih kalah dibanding Lycoris dalam segi kecantikan tampilan tetapi Lindows telah lebih matang dan telah mencapai versi 4.0. Fasilitas yang menarik dari Lindows adalah Click-n-Run yaitu fasilitas mendapatkan ribuan software Linux yang sudah dikonfigurasi untuk Lindows dengan sekali klik dan proses instalasi ini juga dapat menambahkan shortcut di desktop dan daftar program secara otomatis.Lindows juga merupakan produk komersial.

23. Linare
Linare memiliki distro Linux khusus desktop dan paket CPU yang sudah terinstall Linare. Linare masih jarang terdengar dan merupakan pendatang baru. Linare juga merupakan produk komersial.

TIPS UNTUK MEMILIH DISTRO 
>>Jika Anda ingin mencoba atau belajar Linux tanpa mengubah atau menginstalnya di hard-disk, distro live-cd seperti knoppix bisa jadi pilihan. 

>>Installah distro Linux yang dipunyai teman dekat kita. Alasannya jika terjadi sesuatu dengan Linux yang kita instal atau sekedar ingin bertanya segala sesuatu tentang Linux, ada seseorang yang bisa kita tanya, dan dengan adanya teman-teman, kita bisa berdiskusi, ngoprek bareng dan seiring dengan berjalannya waktu kita dan temen-temen kita akan berkembang bersama-sama.

>>Setelah kita menginstal Linux dengan distro yang dipunyai teman kita dan sekiranya sudah mahir dalam memainkan atau menggunakan Linux, kita bisa coba untuk menginstal distro lain yang menurut kita bagus dan sesuai dengan preferensi kita. 

>>Instal dan coba seluruh distro aja! itu bagus tapi ini akan menghabiskan waktu dan biaya, kita bisa memilih distro-distro mana saja yang sekiranya kita cocok/suka, dengan melihat pengalaman teman yang sudah pernah pakai, dokumentasi, artikel, dan materi-materi yang terkait Terus bekerja seperti biasa dalam sistem Linux kita, jika memungkinkan bisa dengan variasi distro dan aplikasi yang berbeda, pada akhirnya kita bisa merasakan dan memahami distro mana yang paling cocok untuk preferensi atau kebutuhan kita.

27 ALASAN MENGAPA MENGGUNAKAN LINUX
·         Linux merupakan sistem operasi FULL 32-bit. Tak ada kode 16-bit atau campuran keduanya dalam setiap aplikasinya, sehingga kemungkinan adanya crash antar aplikasi kecil sekali.
·         Kebanyakan, mesin-mesin UNIX(TM) dan varian-variannya mempunyai sifat preemptive multitasking.
·         Multiuser, yaitu lebih dari satu orang dapat menggunakan program yang sama/berbeda-beda dari satu mesin yang sama pada saat bersamaan di terminal yang sama/berbeda.
·         Multiconsole.
·         Shell yang programmable.
·         Linux juga memiliki antarmuka grafis (GUI) sebagaimana UNIX(TM) System V modern lainnya.
·         Program - program maupun aplikasi-aplikasi networking tersedia dalam SEMUA distribusi Linux (dalam CD atau disket), sehingga tak perlu mencari/membeli/mendownload aplikasi tambahan lagi.
·         Tidak memerlukan perangkat keras yang mahal.
·         Tidak perlu melakukan defragment.
·         Dukungan akses 33 macam sistem file yang berbeda.
·         Fleksibilitas dalam mount. Mount : pemetaan partisi, file, direktori, atau alamat perangkat keras ke dalam memori komputer.
·         Sebagian besar aplikasi yang disertakan dalam distribusi Linux punya lisensi GPL (GNU Public License), sehingga source code juga disertakan dalam setiap distribusi tersebut.
·         Open System Portability.
·         Tersedia Emulator untuk menjalankan aplikasi yang didesain (baca dicompile) untuk Sistem Operasi yang berbeda.
·          Manajemen Log yang baik.
·         Pertambahan Pengguna Linux yang pesat.
·         Remote Control.
·          Rilis Patch yang cepat.
·         Sebagian besar aplikasi Linux mempunyai lisensi GPL (GNU Public License).
·         Meskipun sebagian besar aplikasi Linux berada di bawah lisensi GPL, tetapi ada perusahaan yang memberikan dukungan komersial terhadap Linux, seperti Caldera, Inc.
·          Linux pada dasarnya tak dapat terserang virus.
·          Linux mendukung hampir semua feature yang ada dalam UNIX(TM) komersial.
·          Pemakaian Virtual Memory.
·          Pemakaian Shared Libraries.
·          Tak ada segmentasi memori.
·          Proses Install dan Uninstall yang bersih.
·          Linux dapat dipasang berdampingan dengan Sistem Operasi lainnya, bahkan dalam satu harddisk sekalipun.

sumber:
http://venusv3.wordpress.com/2009/02/10/macam-macam-distro-linux/
http://putrinb-tkj.blogspot.com/2010/05/fedora-10.html
http://myblogiky.blogspot.com/2010/12/spesifikasi-minimum-hardware-pada_23.html
http://forum.himatif.or.id/viewtopic.php?f=17&t=922
http://bulus.um.ac.id/?tag=centos-53
http://id.wikipedia.org/wiki/Red_Hat_Linux

Read More...

Rabu, 06 April 2011

Hadiah Untuk Seorang Guru

Di sebuah kota dekat lereng pegunungan, tinggallah seorang gadis bernama Rochida, atau biasa dipanggil Ibu Ida oleh murid-muridnya karena dia memang seorang guru taman kanak-kanak. Hari itu adalah hari terakhir anak-anak TK sebelum mereka lulus sekolah, dan sudah menjadi sebuah tradisi seorang guru TK akan menerima hadiah perpisahan dari murid-muridnya. 

Ibu Ida datang pagi sekali, hatinya sangat senang membayangkan hadiah yang akan diterima. Begitu bel sekolah berbunyi, anak-anak masuk ke kelas dan mereka semua sudah membawa bungkusan hadiah yang akan diberikan kepada gurunya. Tibalah waktunya untuk memberikan hadiah, pertama adalah anak pemilik toko bunga bernama Edi memberinya hadiah. Ibu Ida menggoyangkan kado bungkusan itu, memegangnya di atas kepala, dan berkata, “Aku tahu apa isinya....... beberapa kuntum bunga kan.....?”

“Iya benar Bu...” anak itu menjawab, “Tapi bagaimana Ibu tahu?”

“Ha ha ha... bapak kamu kan penjual bunga....terima kasih” katanya.

Giliran berikutnya adalah Ani putri pemilik toko permen. Seperti tadi Ibu Ida memegang bungkusan hadiah itu, menggoyangnya, dan berkata, “Aku juga tahu bungkusan ini apa isinya, pasti sebuah kotak permen?”

“Iya bener itu Bu, tapi bagaimana Ibu tahu?” tanya Ani itu.

“Ha ha ha... orang tuamu kan penjual permen, jadi Ibu tau apa isi bungkusan ini. Terima kasih” jawab Ibu Ida.

Hadiah berikutnya adalah dari Roni, seorang anak pemilik toko minuman. Roni memang terkenal sangat bandel dan susah diatur, begitu tiba gilirannya untuk memberikan hadiah, Roni langsung berlari ke depan dan memberikan paket hadiah yang sudah terbungkus rapi itu kepada gurunya. Ibu Ida kemudian memegang bungkusan hadiah itu, tapi bungkusan itu bocor. Dia menyentuh setetes kebocoran itu dengan jarinya dan menyentuh ke lidahnya.

“Terima kasih nak, apakah ini sirup lemon?” ia bertanya. “Bukan Bu....,” jawab Roni dengan gembira.

Ibu Ida mengulanginya, mengambil cairan dari kado yang bocor itu ke lidahnya.

“Apakah ini sirup anggur?” ia bertanya.

“Bukan juga,” jawab Roni dengan tetap tersenyum lebih lebar.

Ibu Ida mencicipi lagi sebelum menyatakan, “Ya sudah, Ibu menyerah, apa ini Ron?”

Kemudian Roni dengan semangat menjawab, “Itu anak kucing Bu...!”
Ibu Ida : ".............. hueekss.....hueeeksssss"



Hari ini sangat panas dan membosankan

Sumber gambar : Google dong...
Sumber : disini
Read More...

Studio V5 LogoMaker 3.0

Studio V5 LogoMaker 3.0 | 173 MB


LogoMaker is an innovative and easy to use product that makes it possible for any business owner to design professional business logos, create advertisements, design nice page headers for a web site and other identifying graphics in just minutes. The easy to use features of LogoMaker include hundreds of fully modifiable logo templates and objects categorized by industry and interest, high quality graphical engine, creative tools and special effects. In LogoMaker you can work with Regular, Polygonal, Concave, Wavy, Circular, Perspective Text types. All options and effects that can be applied on the images (such as Shadow, Transparency, Blur, Emboss, Gradient, Hue, etc.) can also be applied on text and shapes. However, some additional effects can be applied only on text and shapes, such as: Outline, Character Spacing, Character Angle etc.

LogoMaker contains a library of 2500 objects and 800 shapes. Of curse, in addition to using built in objects, you can import any images from your hard drive and include it in your logo. More than 30 effects and plug-ins (such as Transparency, Contrast, Brightness, Saturation, Hue, Jitter, Pixelate, Sharp, Swirl, Warp, Water etc.) can be applied on all objects, shapes and images. The picture on the left shows one object with several effects applied on it, as well as some effects applied on shapes.

LogoMaker enables you to make your own logo by modifying existing templates or by using the library of objects. Simply by using the drag & drop technique, you can add objects, shapes or text from the library of 1800 objects onto the canvas. Flexible Graphical Engine enables you to manipulate with chosen objects (rotate, size, cut, copy, undo, redo etc.) while more than 30 effects (blur, transparency, shadow etc.) will enable you to adjust objects to your needs. The picture on the left illustrates how to make more than one professionally looking logo by using 4 objects.

Features:

- Over 500 professionally designed and fully modifiable logo templates categorized by industry and interest.
- Over 2500 objects and shapes for making logos.
- Easy to use, drag & drop, graphical engine for image and text manipulation: scale, rotate, align, groups, layers etc.
- Vector-based Shape editor to create and customize your own shapes.
- Over 30 effects for object and text editing such as Shadow, Transparency, Brightness, Blur, Gradient, etc.
- Plug-ins for adding special effects such as Jitter, Pixelate, Sharp, Water etc.
- Regular, Polygonal, Concave, Wavy, Circular, Outline and Perspective Text
- Full screen editing
- Export to PDF, JPG, TIF and other file formats
- Professional, Creative, Refined & Designer fonts included
- The built in Internet browser for accessing new objects, templates, 40,000 free fonts, 100,000 free pictures, etc.

Size: 173 MB

Download :

http://sharingmatrix.com/file/723447/Studio.V5.LogoMaker.3.0.rar

OR

http://rapid*share.com/files/331710107/stdv5lm30dvt.rar.htm
Read More...

PhotoFrame 3.1 Professional Edition

PhotoFrame 3.1 Professional Edition literally puts you into the digital darkroom. Now it is easy to add realistic film and darkroom edge effects to your images. Why stop at the darkroom? You can add artistic edges like torn paper, brush strokes or even realistic frames and mats you would hang on the wall. Stack multiple edges and frames to create your own unique look. Add the perfect finishing touch to your images with over 4,000 professionally created edge effects, allowing you to create an infinite number of effects.


PhotoFrame 3.1 Professional Edition Feature

* Preview frame/edge effect in real-time.
* Compare multiple frames in a preview grid.
* Combine up to 16 frames for a unique effect.
* Adjust blend modes of each frame layer.
* Apply frame/edge effect to a layer mask.
* Choose and apply several frames randomly.
* Adjust color, glow, bevel, emboss & drop shadow.
* Save frame combinations as presets for future use.
* Base set of 4,000 frames and edges.
* Additional 89 custom frames & presets from Jack Davis.
* Additional 20 presets from Jim DiVitale.
* Additional 20 custom frames & presets from Dave Cross.
* Additional 22 presets from Laurie Excell.
* Additional 20 presets from Helene Glassman.
* Additional 15 custom frames from Kevin Kubota.
* Additional 20 presets from Rick Sammon.
* Additional 20 custom frames from Vincent Versace.
OnOne-PhotoFrame_Pro_v3.1.1.rar 

(Size: 60698 KB)

Free Download PhotoFrame 3.1 Professional Edition - Full Version

Read More...

Video DVD Maker PRO 3.17.0.46

An advanced tool to create DVDs. Grab your video from a camera or other source and burn to a DVD-Video disk.
Video DVD Maker PRO is an inexpensive, all-in-one solution that allows you to grab your video from a camera or other source, convert it into an appropriate format and burn it to a DVD or a Video CD disk. Video DVD Maker PRO includes DVD menu and CD cover builders. The program features a clean, simple and easy-to-use Wizard-like interface. It will guide you through each step. So, there is no need to study any help files.


Video DVD Maker PRO 3.17.0.46 | 12.5 MB

There are plenty of video formats available today. But, if you wish to share your video or photo CDs with your friends, you should stick with the most common media standards that can be replayed on any computer, video player or even a game console. These standards are: DVD-Video, Video CD (VCD) and Super Video CD (SVCD).

To create a standard CD or DVD disk containing your video or image files, you need to follow several steps. First, you need to capture video from its original source, for example, from your video camera, from TV, from a pre-created video file, etc. Then, you need to convert your materials into a format required by the standard. After that, you may want to create a DVD menu that allows your viewer to select and start media files from the disk. And finally, you need to burn your materials to a CD or DVD disk.

Normally, you would use separate programs to complete each of the steps above. Video DVD Maker is an all-in-one solution that allows you to accomplish the whole process within the same application. This program can capture video from various sources and convert video files. Additionally, you can prepare slide shows from your images. Video DVD Maker PRO includes a built-in DVD menu builder too. The program easily burns CDs and DVDs. You don't need to use any other programs. Video DVD Maker PRO is an inexpensive way to publish your videos on CD/DVD disks. You get the functionality of five applications for the price of one. Grab video, burn a disk, add a nice CD cover, etc. By the way, regarding covers, and to make you completely happy, the authors of Video DVD Maker even included a simple CD cover designer into their product.

Video DVD Maker PRO Features at a Glance:

- Capture video from any video device (DV camera, Web camera, TV tuner, etc.)
- Import any video file (AVI, DIVX, XVID, MP4, MPG, WMV, ASF, MOV, FLV, etc.)
- Burn to any type of media (CD R/RW, DVD+R/RW, DVD-R/RW, DVD DL, etc.)
- Download video from YouTube and Google Video
- Intuitive user interface
- Slide show by photos
- Cover maker (print labels, booklets, etc.)
- DVD Menu designer
- Direct build from MPEG file (without render)
- Advanced settings
- Multi-chapters

Size : 12.5 MB

Download :

http://sharingmatrix.com/file/697824/Video.DVD.Maker.PRO.3.17.0.46.rar
Read More...

Chat Area


ShoutMix chat widget

Reader Community

Site Info

free counters
  • acehzone.com
  •  
    Aceh Loen Sayang ! | Template by